Rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) dinilai tidak masuk akal dan tidak efisien sebagai infrastruktur transportasi. Bahkan, pembangunan JSS ditengarai hanya menguntungkan satu pengusaha.
Hal ini terungkap dalam diskusi bertema "Jembatan Selat Sunda: Blunder atau Terobosan Teknologi? Tantangan Negara Kepulauan" di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Selasa (25/8).
Tahun 2011 direncanakan jembatan Sumatera-Jawa yang melintasi Selat Sunda akan dibangun. Untuk itu, kajian teknis dan nonteknis dilakukan oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi (Ristek).
Sebagai kajian nonteknis, Kemenneg Ristek mengadakan seminar aspek sosial, ekonomi, tata ruang, dan lingkungan hidup rencana pembangunan infrastruktur penghubung Sumatera-Jawa di Gedung BPPT Jakarta, Selasa (15/9).
Kelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta membuat susu prebiotik dari ubi jalar merah. Selain berkhasiat menjaga kesehatan saluran pencernaan, inovasi pangan ini kaya akan kandungan provitamin A. Pembuatannya pun relatif mudah.
Mahasiswa itu adalah M Noorcahya Eka Sakti, Fatwa Eka Widarti, dan M Syaifudin dari Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dikenal juga sebagai ICT di jenjang sekolah dasar masih rendah. Lambatnya perkembangan ini salah satunya karena kondisi infrastuktur yang belum mendukung.
Berdasarkan data Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), jumlah sekolah dasar (SD) yang mempunyai laboratorium komputer baru mencapai 10 persen. Jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan keberadaan laboratorium komputer di jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) yang sudah mencapai 70 persen, jenjang sekolah menengah atas (SMA) yang mencapai 55 persen, dan jenjang sekolah menengah p ertama (SMP) yang mencapai 40 persen.
Dibandingkan tahun 2005, alokasi anggaran pendidikan wajib belajar Departemen Pendidikan Nasional meningkat tajam pada 2009, dari Rp 10,8 triliun menjadi Rp 31,6 triliun. Namun masalahnya, strategi Depdiknas untuk melakukan pemerataan dan perluasan akses masih belum jelas.
Indonesia yang merupakan negara kaya hasil produksi pertanian dan perkebunan berpotensi mengembangkan bioetanol sebagai bahan bakar pengganti bensin.
"Bahkan di masa depan, konversi bahan bakar ke bioetanol dapat menjadi solusi terhadap semakin menipisnya kandungan minyak bumi," kata anggota tim peneliti Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Teddy Nurcahyadi, di Yogyakarta, Jumat (25/9).
Sebanyak 31.000 desa yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia belum mendapatkan jaringan telepon dan internet, kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Muhammad Nuh.
"Sebelumnya, ada sekitar 43.000 desa yang belum tersedia jaringan telepon dan internet. Tetapi, saat ini hanya tinggal 31.000 desa saja," ujarnya usai mengikuti kegiatan halalbihalal sekaligus peluncuran situs di Madrasah Qudsiyyah di Kudus, Sabtu (26/9).
Sebetulnya Indonesia berpotensi besar untuk mengembangkan industri animasi. Sayangnya, industri tersebut di Indonesia masih seperti kondisi ekonomi kreatif lainya, yaitu belum merata dan harus dirangsang pertumbuhannya, khususnya pada generasi muda.
Hal tersebut mengemuka dalam diskusi DJUS (Digital Joint Update Session) bertema "Menjual Animasi Lokal" yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa, praktisi iklan, serta para animator di Kampus Anggrek Binus University, Jakarta, kemarin (27/8). Diskusi digelar oleh Binus Enterpreneurship Center (BEC) bekerjasama dengan Masyarakat Industri Kreatif Teknologi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) dan Teknopreneur.
Masyarakat Indonesia banyak yang bertahan pada produk-produk lama walau telah ada yang berteknologi baru dengan harga yang sama.
"Masyarakat masih cenderung memilih produk-produk lama. Padahal dengan harga yang sama, masyarakat bisa membeli produk yang berteknologi baru," ujar Presiden Direktur PT Galva Technologies, Oki Widajaja, dalam acara BenQ Indonesia Dealers Gathering di Bali pada 19-21 Juli 2009.
Sejumlah perusahaan mampu menghemat hingga miliaran rupiah dengan menggunakan perangkat lunak (software) open source (OS).
"Dengan OS, kita bisa menghemat 500 dollar AS untuk tiap terminal Personal Computer (PC) yang menjalankan fungsi office," kata pemilik perusahaan penerbitan dan percetakan Dian Rakyat Group Mario Alisjahbana pada Seminar Nasional Pengguna Open Source Software dan IGOS Center, di Jakarta, Rabu (22/7).
Perubahan iklim menjadi isu global yang terus bergulir, namun sekolah-sekolah di Indonesia justru belum serius memperkenalkan perubahan iklim dan langkah-langkah yang diperlukan guna mengatasi ancaman ini. Pendidikan perubahan iklim di sekolah-sekolah masih minim, sekalipun dalam muatan lokal pendidikan lingkungan hidup.