Percayakah Anda ada tumbuhan yang dapat menyalurkan air hujan sebelum menyerapnya lewat akar? Baru-baru ini para ilmuwan dari Universitas Haifa-Oranim tengah meneliti mekanisme self irrigating ini pada tumbuhan rhubarb yang kerap disebut sebagai tumbuhan yang mampu "mengairi" dirinya sendiri. Di samping itu, tumbuhan ini juga mampu memanen air 16 kali lebih banyak dari tumbuhan lain yang hidup di gurun.
Memang tidak ada yang sia-sia di tangan para ilmuwan. Baru-baru ini para peneliti dari Universitas York, Inggris, berhasil mengolah limbah televisi menjadi sesuatu yang berguna di bidang medis. Senyawa kimia polyvinyl-alcohol (PVA) merupakan bahan yang kerap digunakan dalam industri televisi LCD. Bahan tersebut diubah menjadi tisu yang digunakan dalam bidang medis yang disebut tisu scaffold.
Beberapa dampak perubahan iklim dalam laporan IPCC yang terkait dengan Indonesia:
1. Dampak perubahan iklim terhadap pertanian.
Diperkirakan produktivitas pertanian di daerah tropis akan mengalami penurunan bila terjadi kenaikan suhu rata-rata global antara 1-2o C sehingga meningkatkan risiko bencana kelaparan.
Meningkatnya frekuensi kekeringan dan banjir diperkirakan akan memberikan dampak negatif pada produksi lokal, terutama pada sektor penyediaan pangan di daerah subtropis dan tropis.
Terjadinya perubahan musim di mana musim kemarau menjadi lebih panjang sehingga menyebabkan gagal panen, krisis air bersih dan kebakaran hutan.
Terjadinya pergeseran musim dan perubahan pola hujan, akibatnya Indonesia harus mengimpor beras. Pada tahun 1991, Indonesia mengimpor sebesar 600 ribu ton beras dan tahun 1994 jumlah beras yang diimpor lebih dari satu juta ton (KLH, 1998).
Adaptasi bisa dilakukan dengan menciptakan bibit unggul atau mengubah waktu tanam.
Peningkatan suhu regional juga akan memberikan dampak negatif kepada penyebaran dan reproduksi ikan.
Jakarta, (ANTARA News) - Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) secara resmi meluncurkan sistem elektronik pengelolaan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dan limbah B3 sebagai rangkaian acara Pekan Lingkungan Indonesia di Jakarta, Jumat.
Menteri Negara Lingkungan Hidup (MenLH) Rachmat Witoelar yang diwakili oleh Deputi IV MenLH Bidang Pengelolaan B3 dan Limbah B3, Imam Hendargo yang membuka secara resmi sistem elektronik pengurusan B3 tersebut mengatakan saat ini ada peningkatan jumlah izin pengelolaan limbah B3.